Senin, 10 Juli 2017

Modernisasi

MODERNISASI
BAB I  PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Kemajuan ilmu pengetahuan selalu diikuti dengan kemajuan teknologi. Hal ini terbukti dengan   banyaknya penemuan dalam bidang teknologi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia melibatkan Negara-negara lain. Dalam banyak proyek pengembangan ilmu pengetahuan seperti penelitian-penelitian, beasiswa, dan institusi pendidikan, Negara-negara lain banyak terlibat baik dari segi pembiayaan maupun segi pengadaan fasilitas.
Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat yang modern. Modernisasi dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang modern. Jadi, modernisasi merupakan suatu proses perubahan di mana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern. Selain itu, ini juga menunjukkan suatu proses dari serangkaian upaya untuk menuju atau menciptakan nilai-nilai (fisik, material dan sosial) yang bersifat atau berkualifikasi universal, rasional, dan fungsional.
B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka dapat dirumuskan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Apakah yang dimaksud modernisasi ?
2.      Bagaimana syarat-syarat modernisasi ?
3.      Apa saja ciri-ciri modernisasi ?
4.      Bagaimana perkembangan modernisasi ?
5.      Bagaimana dampak positif dan negatif modernisasi ?
6.      Faktor apa saja yang menghambat dan mendorong terjadinya modernisasi ?
C.    Tujuan
Sesuai dengan rumusan masalah diatas, penulisan makalah ini dimaksudkan untuk:
1.      Mengetahui pengertian Modernisasi.
2.      Mengetahui syarat-syarat suatu modernisasi.
3.      Mengetahui ciri-ciri modernisasi
4.      Mengetahui perkembangan modernisasi.
5.      Mengetahui dampak positif dan negative  modernisasi.
6.      Mengetahui faktor pendorong dan penghambat modernisasi.
BAB II
PEMBAHASAN
1.      Pengertian Modernisasi
Modernisasi mungkin merupakan persoalan menarik yang dewasa ini merupakan gejala umum di dunia ini. Kebanyakan masyarakat di dunia dewasa ini terkait pada jaringan modernisasi, baik yang baru memasukinya, maupun yang sedang meneruskan tradisi modernisasi. Secara historis, modernisasi merupakan suatu proses perubahan yang menuju pada tipe sistem-sistem sosial, ekonomi, dan politik yang telah berkembang di Eropa Barat dan Amerika Utara pada abad ke-17 sampai 19. Sistem sosial yang baru ini kemudian menyebar ke negara-negara Eropa lainnya serta juga ke negara-negara Amerika Selatan, Asia, dan Afrika.
Menurut Wilbert E Moore modernisasi mencakup suatu transformasi total kehidupan bersama yang tradisional atau pra modern dalam arti teknologi serta organisasi sosial ke arah pola-pola ekonomi dan politis yang menjadi ciri negara-negara barat yang stabil. Karakteristik umum modernisasi yang menyangkut aspek-aspek sosio-demografis masyarakat dan aspek-aspek sosio-demografis digambarkan dengan istilah gerak sosial (social mobility). Artinya suatu proses unsur-unsur sosial ekonomis dan psikologis mulai menunjukkan peluang-peluang ke arah pola-pola baru melalui sosialisasi dan pola-pola perilaku. Perwujudannya adalah aspek-aspek kehidupan modern seperti misalnya mekanisasi, mass media yang teratur, urbanisasi, peningkatan pendapatan perkapita dan sebagainya.
2.      Syarat-syarat Modernisasi
Modernisasi pada hakikatnya mancakup bidang-bidang yang sangat banyak. Syarat-syarat suatu modernisasi adalah sebagai berikut:
a.    Cara berpikir yang ilmiah yang melembaga dalam kelas penguasa maupun masyarakat.
b.    Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi yang baik, jauh dari KKN, serta semangat kerja yang tinggi.
c.    Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Misalnya BPS (Badan Pusat Statistik) yang menjadi sumber data bagi pemerintah.
d.   Penciptaan iklim yang favorable (kondusif) dalam masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
e.    Kedisiplinan yang tinggi, tetapi tidak melanggar HAM warga negara.
f.     Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial (social planning)
3.       Ciri-ciri Modernisasi
Modernisasi merupakan salah satu modal kehidupan yang ditandai dengan ciri-ciri:
a.         Kebutuhan materi dan ajang persaingan kebutuhan manusia.
b.         Kemajuan teknologi dan industrialisasi, individualisasi, sekularisasi, diferensiasi, dan akulturasi.
c.         Modernisasi banyak memberikan kemudahan bagi manusia.
d.        Berkas jasanya, hampir semua keinginan manusia terpenuhi.
e.         Modernisasi juga memberikan atau melahirkan teori baru.
f.          Mekanisme masyarakat berubah menuju prinsip dan logika ekonomi serta orientasi kebendaan yang berlebihan.
g.         Kehidupan seseorang perhatian religiusnya dicurahkan untuk bekerja dan menumpuk kekayaan.
4.      Perkembangan Modernisasi
Menurut Cyril Black, masyarakat modern ditandai dengan tumbuh dan berkembangnya ilmu pengatahuan dan teknologi baru yang menambah kemampuan manusia dalam mengungkap rahasia-rahasia dan perubahan-perubahan pada lingkungan alam.
Modernisasi hanya dapat terjadi jika terdapat suatu dorongan. Dorongan-dorongan itu menurut David McCleland adalah sebagai berikut.
a.         Pribadi yang memiliki need for achievement, yaitu kebutuhan untuk berprestasi.
b.         Perasaan tanggung jawab terhadap masyarakat
c.         Memiliki modal yang cukup
d.        Memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi
Menurut Alex Inkeles (1965), seorang sosiologi dari Universitas Harvard untuk mencapai modernisasi harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a.         Bersedia menerima gagasan-gagasan baru dan melaksanakan cara-cara baru.
b.         Sanggup membentuk atau mempunyai pendapat mengenai sejumlah persoalan yang tidak hanya timbul di sekitarnya, tetapi juga di luarnya.
c.         Peka terhadap waktu, serta lebih mementingkan masa kini dan masa mendatang daripada masa lampau.
d.        Terlibat dalam perencanaan dan organisasi, serta menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar dalam hidup.
e.         Kepercayaan terahadap keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi.
5.      Dampak Modernisasi
a.       Dampak Positif
1)      Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dalam zaman sekarang ini bisa dilihat dari cara berpikir masyarakat yang irasionalmenjadi rasional.
2)      Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pula yang membentuk masa modernisasi yang terus kian berkembang dan maju di waktu sekarang ini.
3)      Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri atau industrialisasi berdasarkan teknologi yang sudah maju menjadikan nilai dalam memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih, dan juga merupakan salah satu usaha mengurangi pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, hal ini juga dipengaruhi tingkat ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu perkembangan modernisasi.
b.      Dampak Negatif
1)      Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan teknologi industri yang sudah modern dan semakin pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk menkonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada, sesuai dengan kebutuhan masing – masing.
2)      Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Padahal manusia diciptakan sebagai makhluk sosial.
3)      Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
4)      Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lainnya. Dengan kata lain individu yang dapat terus mengikuti perkembangan zaman memiliki kesenjangan tersendiri terhadap individu yang tidak dapat mengikuti suatu proses modernisasi tersebut. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial antara individu satu dengan lainnya, yang bisa disangkutkan sebagai sikap individualistik.
5)      Kriminalitas
Kriminalitas sering terjadi di kota-kota besar karena menipisnya rasa kekeluargaan, sikap yang individualisme, adanya tingkat persaingan yang tinggi dan pola hidup yang konsumtif.
6.      Faktor Pendorong dan Penghambat Modernisasi
a.       Faktor Pendorong
1)      Perasaan takut akan disintegrasi
2)      Perasaan ini biasanya muncul pada masyarakat yang masih memegang teguh tradisi nenek moyangnya, sehingga modernisasi dianggap akan merusak intergrasi atau organisasi masyarakat yang telah ada sebelumnya.
3)      Kurang berkembangnya IPTEK
4)      Masyarakat yang masih berpikiran kolot biasanya menolak adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. 
5)      Adanya vested interested (nilai- nilai yang telah tertanam dengan sangat kuat)
6)      Adanya prasangka buruk terhadap budaya luar
7)      Kurangnya hubungan dengan masyarakat luar
8)      Perkembangan pendidikan yang lambat
9)      Sikap yang kuat dari masyarakat terhadap tradisi yang dimiliki
10)  Rasa takut dari masyarakat jika terjadi kegoyahan (pro kemapanan)
11)  Cenderung menolak terhadap hal-hal baru

b.      Faktor Penghambat
1)   Adanya Kontak dengan Kebudayaan Lain.
Kontak dengan kebudayaan lain dapat Penyebabkan manusia saling berinteraksi dan mampu menghimpun penemuan-penemuan baru yang telah dihasilkan. Penemuan-penemuan baru tersebut dapat berasal dari kebudayaan asing atau merupakan perpaduan antara budaya asing dengan budaya sendiri. Proses tersebut dapat mendorong pertumbuhan suatu kebudayaan dan memperkaya kebudayaan yang ada.
2)   Sistem pendidikam formal yang maju
Pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi manusia, terutama membuka pikiran dan mem-biasakan berpola pikir ilmiah, rasional, dan objektif. Hal ini akan memberikan kemampuan manusia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya dapat memenuhi perkembangan zaman atau tidak.
3)   Sikap menghargai Hasil Karya Orang Lain.
Penghargaan terhadap hasil karya seseorang akan mendorong seseorang untuk berkarya lebih baik lagi, sehingga masyarakat akan semakin untuk menghasilkan karya-karya lain yang mendorong modernisasi.
4)   Sistem Terbuka Masyarakat ( Open Stratification )
Sistem terbuka memungkinkan adanya gerak sosial vertikal atau horizontal yang lebih luas kepada anggota masyarakat. Masyarakat tidak lagi mempermasalahkan status sosial dalam menjalin hubungan dengan sesamanya. Hal ini membuka kesempatan kepada para individu untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya dalam pengembangan teknologi ke arah yang lebih modern.
5)   Orientasi ke Masa Depan
Pemikiran yang selalu berorientasi ke masa depan akan membuat masyarakat selalu berpikir maju dan mendorong terciptanya penemuan-penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman yang semakin modern.

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Modernisasi merupakan suatu proses perubahan yang menuju pada tipe sistem-sistem sosial, ekonomi, dan politik yang telah berkembang di Eropa Barat dan Amerika Utara pada abad ke-17 sampai 19. Modernisasi pada hakikatnya mancakup bidang-bidang yang sangat banyak. Syarat-syarat suatu modernisasi adalah sebagai berikut: a. Cara berpikir yang ilmiah; b. Sistem administrasi negara yang baik; c. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu; d. Penciptaan iklim yang favorable (kondusif) dalam masyarakat terhadap modernisasi; e. Kedisiplinan yang tinggi; f. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial (social planning).
Modernisasi merupakan salah satu modal kehidupan yang ditandai dengan ciri-ciri: a. Kebutuhan materi dan ajang persaingan kebutuhan manusia; b. Kemajuan teknologi dan industrialisasi, individualisasi, sekularisasi, diferensiasi, dan akulturasi; c. memberikan kemudahan bagi manusia; d. hampir semua keinginan manusia terpenuhi; e. Modernisasi juga memberikan atau melahirkan teori baru; f. Mekanisme masyarakat berubah menuju prinsip dan logika ekonomi serta orientasi kebendaan yang berlebihan; g. Kehidupan seseorang perhatian religiusnya dicurahkan untuk bekerja dan menumpuk kekayaan.
Dampak positif modernisasi antara lain ; Perubahan Tata Nilai dan Sikap, Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, Tingkat Kehidupan yang lebih Baik. Sedangkan dampak negatifnya yaitu : Pola Hidup Konsumtif, Sikap Individualistik, Gaya Hidup Kebarat-baratan, Kesenjangan Sosial, Kriminalitas.

B.     Saran
Untuk menciptakan kesempurnaan dari makalah ini, penulis berharap kepada pembaca untuk memberi kritikan atau pendapat untuk menyepurnakan makalah modernisasi.

DAFTAR PUSTAKA

/Elisabet Belinda 2013


Tidak ada komentar:

Posting Komentar